INVESTOR MUDA
Assalamualaikum
Wr. Wb. Hallo teman2, lama tak berjumpa nih hehe.
langsung saja gak perlu basa basi, di sini saya akan
lebih santai, maaf jika penggunaan kata2 saya kurang formal atau sedikit kasar.
Pada umumnya orang berinvestasi karena ingin
mendapatkan return yang cukup tinggi atau sesuai dengan harapannya. Return
dapat diperoleh dari deviden atau capital gain, di sisi lain investasi juga
mengandung risiko. Risiko tersebut bisa berasal dari internal perusahaan maupun
eksternal perusahaan Investasi pada awalnya dilakukan oleh kalangan pengusaha,
pebisnis, dan orang-orang yang berkepentingan melakukan investasi. Menurut (
Jogiyanto dalam buku Suteja dan Gunardi, 2016) investasi ialah proses menunda
konsumsi periode ini untuk dialihkan ke aktiva produktif selama waktu tertentu
Seiring dengan perkembangan dunia investasi, masyarakat umum mulai mengenal
investasi keuangan, di samping investasi riil yang selama ini sudah dilakukan
oleh masyarakat. Masyarakat mulai menyadari bahwa pentingnya investasi di masa
depan. Karena dimasa depan banyak suatu hal yang penuh ketidakpastian guna
untuk mempersiapkan kebutuhan yang harus dipenuhi. Dari tahun ke tahun jumlah
investor indonesia semakinmeningkat. Data KSEI Pada tahun 2012 jumlah investor
di Indonesia sebesar 281.256, pada tahun 2017 meningkat drastis menjadi
1.188.913 Peningkatan jumlah investor tersebut disebabkan karena minat
masyarakat dalammelakukan investasi di pasar modal mulai bertambah. Meskipun
mengalami peningkatan yang drastis, jumlahinvestor Indonesia masih kurang
banyak dibandingkandengan negara tentangga yakni Malaysia dan Singapura.
Terlihat jelas bahwa masyarakat Indonesia belumsepenuhnya menginvestasikan
dananya ke pasar modal dengan pertimbangan tertentu. Bursa Efek Indonesia
(BEI),
Lembaga Kliring dan Penjaminan (KPEI) dan PT
KustodianSentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai fasilitator pasar modal
Indonesia berusaha agar jumlah investor Indonesia meningkat dengan berbagai
cara, misalnya dengan iklan danmembuat sebuah konsep industri pasar modal yang
kuat danberskala nasional dengan tujuan untuk meningkatkankesadaran terhadap
pasar modal Indonesia, kampanyeinvestasi tersebut bernama “Yuk Nabung Saham”
Kampanye tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat
indonesia untuk menginvestasikan dananya dengan membeli suatu saham secara
berkala dan rutin di pasar modal serta memberikan kesadaran akan investasi yang
sangat berguna untuk masa depan. Di samping itu juga untuk memberikan
pengetahuan terkait dengan seluk beluk investasi di pasar modal. Mahasiswa
merupakan salah satu individu yang potensial untuk melakukan investasi.
Berbekal pembelajaran yang didapat selama perkuliahan. Mahasiswa dapat
menerapkan teori yang telah didapatkannya selama perkuliahan dengan riil berupa
praktek investasi. Bursa Efek Indonesia, PT Ide Kreasindo Utama dan Asosiasi
Analis Efek Indonesia bekerjasama untuk menyelenggarakan program Kompetisi Yuk
Nabung Saham (YNS) untuk memberi apresiasi kepada mahasiswa dan Galeri
Investasi yang mendukung kampanye Yuk Nabung Saham dengan menjadi true
investor. Di samping itu juga diharapkan dapat merangsang kegiatan edukasi yang
berorientasi pada praktek bertransaksi saham, melakukan penyebaran informasi
yang luas melalui media sosial dari kegiatan investasi dan diharapkan mampu meningkatkan
jumlah investor lokal. Pasar modal merupakan alternatif bagi mahasiswa atau
investor untuk berinvestasi baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Saham ialah salah satu produk keuangan pasar modal yang diperjual belikan dan
yang paling populer. Saham merupakan surat berharga sebagai tanda bukti
kepemilikan atau penyertaan dari perorangan maupun instansi dalam suatu
perusahaan (Anoraga dan Pakarti, 2006:58). Sebelum melakukan investasi pada
satu instrumen investasi, Investor mempelajari segala hal yang berhubungan
dengan investasi. Para investor menyadari bahwa investasi dapat menguntungkan
dimasa depan. menganalisis hasil survey terhadaprumah tangga di
Belanda dalam penelitiannya yang berjudul “Financial literacy and retirement
planning in theNetherlands”. Mereka menemukan bahwa orang-orang yangmemiliki
pengetahuan tentang keuangan cenderungmenggunakan dananya untuk merencanakan
pada saat pensiun. (Rooij et al, 2011) dalam penelitiannya yangberjudul
“Financial literacy and stock market participation”menemukan bahwa mereka yang
memiliki pemahaman ataupengetahuan tentang keuangan memungkinan
untukberinvestasi pada saham. Penemuan tersebut mendapat dukungan dari hasil
penelitian oleh (Khotimah, dkk, 2014) dimana pengetahuan berpengaruh terhadap
minat investasi. Apabila pengetahuan seseorang tersebut memadai, makaseseorang
tersebut terdorong untuk berinvestasi.
Berbeda dengan hasil (Malik, 2017) yang menemukan bahwa
pengetahuan tidak berpengaruh terhadap minat investasi. Hal tersebut disebabkan
karena kurangnya pengetahuan para investor terhadap saham syariah sehingga kurang
berminat investasi pada saham syariah. Hasil penelitian tersebut mendapat
dukungan dari hasil penelitianoleh (Nisa dan Zulaika, 2017) yang menemukan
bahwa materi tentang investasi yang telah diberikan tidak lagi dipertimbangkan
bagi para mahasiswa untuk dapat menjadi seorang investor. Nisa dan Zulaika
(2017) menemukan adanya pengaruh antara modal minimal terhadap minat investasi.
Jika modal minimal yang ditentukan memiliki nilai yang kecil, maka akan
cenderung berinvestasi bagi para mahasiswa. Berbeda dengan hasil temuan dari
(Hermanto, 2017) yang menemukan bahwa minat investasi tidak dipengaruhi oleh modal
minimal. Hasil temuan tersebut didukung oleh(Raditya, dkk, 2014), yang menemukan
dimana investor beranggapan bahwa modal minimal bukanlah sesuatu yang perlu
dipertimbangkan lagi dalam melakukan investasi.
Sebagai mahasiswa, mungkin Anda memiliki waktu dan
tenaga yang terbatas, namun ini tidak menjadi alasan untuk menunda investasi.
Sebaliknya, sebagai mahasiswa, Anda memiliki beberapa keuntungan dalam
melakukan investasi, seperti waktu yang lebih fleksibel dan biaya yang lebih
rendah. Berinvestasi sejak dini akan membantu Anda membangun dasar-dasar
keuangan yang kuat dan mempersiapkan masa depan finansial Anda. Investasi juga
dapat memberikan Anda pengalaman yang berharga dan mengajarkan Anda tentang
manajemen keuangan dan risiko.
Bagi mahasiswa, ada beberapa jenis investasi yang
dapat Anda pertimbangkan, seperti reksa dana, saham, obligasi, dan properti. Reksa
dana adalah salah satu jenis investasi yang paling sesuai untuk pemula, karena
memiliki risiko yang relative rendah dan mudah diakses. Reksa dana juga dapat
memberikan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan atau
deposito. Sebagai mahasiswa, Anda juga dapat mempertimbangkan untuk
berinvestasi di saham perusahaan yang Anda sukai atau yang memiliki prospek
yang baik. Investasi di saham memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan
dengan reksa dana, namun juga dapat memberikan keuntungan yang lebih tinggi
jika perusahaan tersebut berhasil. Meskipun biasanya orang berpikir bahwa
investasi hanya untuk orang dewasa yang memiliki banyak uang, namun sebagai
mahasiswa, Anda juga dapat mulai berinvestasi meskipun dengan jumlah uang yang
terbatas. terutama disini adalah investasi di pasar modal. mungkin banyak dari
teman2 yang masih bingung atau bahkan tidak tau apasih yg di maksud Pasar Modal
itu? yap seperti arti kata pertama yakni Pasar, Pasar adalah tempat jual beli
barang namun berbeda di Pasar Modal ini produk yg di perjual belikan bukan
barang2 seperti pada umumnya. adapun macam2nya yaitu Saham, Obligasi, Sukuk,
Reksadana. pasti temen2 pada asing dengernya. memang sih, investor Pasar modal
di indonesia terbilang masih minim. tercatat dari 263 juta jiwa penduduk
indonesia hanya 3.615.019 single investor identification (SID). sumber saya
dapat dari IPOTNEWS. dari keempat produk pasar modal tersebut mungkin teman2
sudah sering mendengar yang namanya Saham. disini kita akan membahas lebih
dalam tentang Saham. banyak dari temen2 mungkin bertanya, Saham itu haram kah?
termasuk judi dan riba kah? saham apakah sama dengan forex, cryptocurency dan
sebagainya? haha oke satu2 jangan keroyokan wkwk.
Saham itu salah satu produk pasar modal, produk
investasi, beli saham sama dengan beli perusahaan tersebut. soal haram,
termasuk judi itu salah besar karena mekanisme atau cara jual beli saham sudah
sesuai prinsip syariah yg telah mendapat fatwa syariah dari DSN MUI no 80 tahun
2011. prinsip dalam kepemilikan saham adalah bai musyarakah yaitu bersama2
dalam menjalankan usaha, kalo untung ya sama2 kalo rugi juga sama2, jadi gaada
unsur riba.
apakah saham sama dengan forex, bitcoin? jelas beda
dong seprti yang sudah saya katakan di atas Saham itu produk investasi, beli
saham sama dengan beli perusahaan tersebut. saham juga telah mendapat kan fatwa
syariah dari DSN MUI dan regulator yanh menaungi disebut OJK ( Otoritas Jasa
Keuangan). sedangakan forex, bitcoin, cryptocurency itu produk pasar komoditas,
produk perdagangan, belum ada fatwa syariah dari DSN MUI, dan regulator yg
menaungi adalah Bappebti. jadi hati2 ya temen2.
perihal investasi saham saya masih termasuk awam atau
pemula. awalnya saya mengira saham itu sama dengan forex setelah saya tau akun
instagram @ngertisaham disitu saya mulai memahami tentang saham. ohya
rekomendasi bagi temen2 yang mulai belajar investasi saham langsung follow IG
nya @ngertisaham. hehe
terhitung kira2
6 bulan sejak saya membuka Rekening Dana Nasabah di Aplikasi IPOT. bagi yang
ingin berinvestasi saham terlebih dulu harus membuka RDN itu tadi. nah untuk
buka rekening dana nasabah harus ke Perusahaan Sekuritas. kebetulan perusahaan
yg saya pilih adalah PT Indopremier yang sudah ada Aplikasi nya yakni IPOT. di
IPOT ini kita sangat2 di mudahkan karena proses nya full online jadi tidak
perlu susah2 pergi ke kantornya. (maaf ini bukan endors atau apa ya)
Kenapa sih sangat penting bagi kita untuk
menginvestasikan uang kita di saham? bagi saya sangatlah penting, investasi di
saham adalah investasi jangka panjang. sama halnya seperti menabung di bank.
kita pasti dong punya keinginan di masa pensiun nanti tinggal leha2 di rumah,
nyantai menikmati hasil. yap bener pentingnya investasi yang Pertama ialah demi
masa pensiun, financial freedom (hehe bahasanya). kebebasan financial. kenapa
bisa di katakan begitu. kalo menabung di bank tiap tahun mesti dapat bunga nah
sama kalo di saham istilahnya kita dapat deviden namun lebih besar dri pada di
bank yg sekitar 3-4 % per tahun.
dan yang kedua pentingnya investasi adalah untuk
menghindari inflasi. apasih inflasi itu? Inflasi ialah proses naiknya harga
rata2 barang atau jasa secara umum dan terus menerus dalam kurun waktu
tertentu.
jika temen2 punya uang 5 ribu di dompet di tahun 2010,
saat itu uang 5 ribu bisa di belikan satu mangkok bakso. tapi jika temen2
menyimpan uang 5 ribu itu di dompet hingga saat ini uang 5 ribu tersebut tidak
bisa membeli satu mangkok bakso karena sekarang harga nya mencapai 10-15 ribu.
untuk itulah pentingnya kita menyimpan atau
menginvestasikan uang kita pada aset yg bisa menghasilkan imbal hasil lebih
tinggi dari inflasi. Banyak aset yg bisa dipilih yg pertama tentu saham, emas,
deposito bank.
Makanya disini saya ingin sekali mengajak temen2
mahasiswa UMAHA untuk berinvestasi. dalam hal apapun tidak hanya saham. banyak
sekali produk di pasar modal mungkin next time saya akan bahas reksadana. namun
saya rasa saham ini masih banyak yg perlu di bahas hehe.
mungkin ini dulu dari saya, kita ketemu lain waktu ya
teman2. semoga sehat selalu :)
Wassalamaualaikum Wr. Wb.
Komentar
Posting Komentar